Buntut Pilkades, Perangkat Desa Tulusrejo Dituntut Mundur Gara-gara Nulis Status di WA

PURWOREJO, Surono (49) Kaur Perencanaan Desa Tulusrejo Kecamatan Grabag terancam diberhentikan dari jabatannya gara-gara membuat status di whatshap (WA). Kejadian berawal dari pemilihan kepala desa (Pilkades) yang digelar Kamis (31/1) lalu.

Menurut Surono, pada Pilkades tersebut tampil calon petahana Abdul Rochman yang didampingi istrinya Siti Maesaroh. Petahana menang telak dengan memperoleh 453 suara dari 694 kartu suara yang dicoblos.

Diungkapkan, usai gelaran Pilkades, cakades diduga membagi uang saku pada pemilih Rp 20 ribu per orang. Surono lalu membuat status pribadi dengan kalimat “Hati nurani warga desaku telah terjual dengan harga selembar 20.000, heeem, murah yaa,”.

Namun status tersebut berbuntut panjang, Surono dilaporkan ke polisi dan pada Jumat (2/2) dipanggil ke Polsek Grabag. Setelah meminta keterangan Surono pihak Polsek Grabag mengatakan kalau status pribadi Surono tidak dapat dibawa ke ranah hukum karena tidak menyebut nama orang maupun desa yang dituju.

Meski oleh pihak polisi Surono dinyatakan tak melanggar UU ITE namun persoalan terus berlanjut. Terbukti pada Senin (4/2) terjadi demo yang menuntut Surono diberhentikan dari jabatannya.

Surono bersikeras tidak mau mengundurkan diri karena merasa tidak bersalah dan isi status pribadinya tidak melanggar UU ITE.

Tapi PJ Kades Tulusrejo, Mujiono membuat surat peryataan akan mengambil tindakan terhadap Surono berupa teguran tertulis, pemberhentian sementara dan pemberhentian tetap.

Dengan adanya surat pernyataan dari Mujiono persoalan menjadi semakin rumit dan Surono gelisah. Meski hingga Kamis (7/2) Surono mengaku belum menerima surat teguran, surat pemberhentian sementara maupun pemberhentian tetap dari Mujiono.

“Sebagai perangkat desa yang sudah mengabdi hampir 16 tahun saya heran, mengapa dengan mudahnya saya akan diberhentikan hanya gara-gara menulis status pribadi di WA,” tutur Surono.

Surono menjadi perangkat Desa Tulusrejo sejak tahun 2003, sekitar 9 bulan lalu dirinya diangkat sebagai Kepala Urusan (Kaur) Perencanaan. (W5)

One comment

  1. Berita ini baru bersumber dari satu pihak (Surono), akan lebih bijaksana dan berimbang bila digali informasi ke pihak lain (masyarakat, pemerintah desa , Kecamatan dan Polsek Grabag)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *