Bangga UMKM Dapat Penuhi Pesanan Masker 100 Ribu, Wabup Janji Akan Perjuangkan Bantuan

PURWOREJO, Wakil Bupati Purworejo Hj Yuli Hastuti, SH berjanji akan memperjuangkan bantuan untuk UMKM, baik dari APBD kabupaten maupun dari pemerintah pusat dan provinsi. Dengan bantuan tersebut diharapkan UMKM segera bangkit sehingga perputaran ekonomi di wilayah kabupaten Purworejo dapat bergairah kembali. 

“Saya bangga kepada UMKM yang ditunjuk untuk memproduksi masker kain pesanan dari Gubernur Jateng sebanyak 100.000 lembar, dan diselesaikan dengan tepat waktu,” kata Wabup Yuli Hastuti pada Silaturahmi Kelompok UMKM Pembuat Masker, di CPU Wonoroto Kopwan Srikandi, Sabtu (27/6). 

Lebih lanjut Wabup mengatakan, sejak memasuki pandemi covid-19 Maret lalu, permintaan masker di semua daerah meningkat. Peluang pembuatan masker kain cukup besar, bahkan juga melibatkan Usaha Mikro Kecil Menengah di Kabupaten Purworejo.

Yuli Hastuti mengatakan, forum silaturahmi juga menjadi peluang pengembangan usaha bagi UMKM pembuat masker, yang bisa dipasarkan tidak hanya di Purworejo tetapi juga daerah-daerah lainnya. 

“Harapan saya ini akan membuka peluang UMKM Kabupaten Purworejo untuk bisa bersaing dengan daerah lain pada produk-produk serupa maupu produk lainnya,” tandas Yuli Hastuti.

Wabup melihat kain batik produk UMKM

Sementara itu Bambang Susilo mengatakan, Dinas KUKMP sebenarnya bertanggungjawab pada usaha mikro. Ketentuannya, usaha mikro modal Rp 50 juta perbulan dan Rp 500 juta pertahun.

Sedangkan untuk yang modal perbulan Rp 100 juta hingga Rp 1 miliar pertahun, seharusnya jadi tanggungjawab pemerintah provinsi. 
Namun karena usaha yang dikelola Kopwan Srikandi berada di wilayah Kabupaten Purworejo, sehingga masih menjadi urusan Dinas KUKMP. Apalagi dalam situasi pandemi covid-19, sektor usaha UMKM mengalami kesulitan. 

“Pada prinsipnya bantuan untuk UMKM sudah didata secara jelas, sehingga satu UMKM hanya boleh menerima satu jenis bantuan, tidak boleh dobel. Karena ini sistemnya pemerataan,” ujar Bambang.

Ketua panitia Misdiyono menjelaskan, jumlah UMKM pembuat masker sebanyak 44, dan telah menyelesaikan pembuatan masker kain 100 ribu lembar.

“Disamping membuat masker pesanan provinsi, kami juga membuat masker untuk dipasarkan di wilayah Purworejo. Bahkan Alhamdulilah pemasarannya menjangkau Jakarta, Jawa Timur, dan Papua,”katanya.

Hadir juga dalam silaturahmi itu, Sekretaris Dinpermasdes Anas Naryadi, SH, MM, Ketua Koperasi Wanita Srikandi Sri Susilowati SE, dan sejumlah pengurus UMKM pembuat masker se Kabupaten Purworejo. (A/nas)

Tinggalkan Balasan