Alumi SMPN 1 Purworejo Dukung Percepatan Pengembangan Almamater

PURWOREJO, Alumni lintas angkatan SMP Negeri 1 Purworejo yang tergabung dalam wadah paguyuban PeDji menegaskan komitmennya untuk mendukung akselerasi atau percepatan pengembangan sekolah yang menjadi almamaternya.
Tidak hanya pembangunan fisik atau infrastruktur, Pedji juga bakal mendukung pembangunan sumber daya manusia, khususnya siswa.
Penegasan komitmen tersebut mengemuka dalam acara Silaturahmi Lintas Angkatan Pedji di Aula SMPN 1 Purworejo, Senin (24/12). Acara dihadiri puluhan alumni mulai angkatan tahun 1951 hingga 2012, Kepala SMPN 1 Purworejo Kusnaeni MPd, serta para guru.
Alumni tahun 1976 yang kini menjabat Kepala Bappeda Purworejo, Drs Pram Prasetya Achmad, MM, mengungkapkan bahwa akselerasi pembangunan institusi pendidikan formal membutuhkan dukungan alumninya. Lebih dari sekadar membangun infrastruktur atau fisik, peran alumni sangat penting dalam membangun pola pikir serta motivasi siswa untuk meraih prestasi dan kesuksesan masa depan.
“Dengan moto kompak, ceria, dan berguna, Pedji berkomitmen untuk aktif berperan memajukan sekolah,” ungkap Pram yang juga penasihat Pedji.
Menurut Pram, tantangan berat pendidikan pada era globalisasi saat ini adalah mewujudkan kapasitas soft skill siswa yang tidak hanya berbasis pada akademik, melainkan juga nilai-nilai atau karakter. Karena itu, Pedji dengan segudang alumni suksesnya akan terus mendorong sekolah untuk dapat mewujudkan penguatan karakter melalui konsep yang tepat.

“Kita sudah punya desain untuk membangun sekolah berbasis karakter. Adanya ikatan nilai-nilai yang kuat itulah nantinya yang akan mendukung kesuksesan siswa di era global ini dan mewujudkan SMPN 1 Purworejo hebat,” tegasnya.
Sekretaris Jenderal Pedji selaku Ketua Panitia Silaturahmi, Basuki Tjokro SSos MSi, menjelaskan bahwa silaturahmi yang digelar kali ini bukan sekadar nostalgia alumni. Selain untuk menguatkan jalinan komunikasi dan mengompakkan komitmen, ada sejumlah agenda penting lainnya.
Dalam silaturahmi itu juga dilakukan penyerahan tongkat estafet kepanitiaan lustrum akbar tahun 2020 dari generasi alumni tahun 70-an kepada generasi tahun 80-an. Ada pula pembahasan finishing pembangunan pagar sekolah serta realisasi masterplane pengembangan sekolah.
“Hari ini sekaligus kita perkenalan dengan kepala SMPN 1 Purworejo yang baru. Untuk fokus besar kita yakni masterplane pengembangan sekolah, saat ini sudah dalam tahap penyusunan proposal untuk mencari investor dari luar negeri dan ditargetkan maksimal tahun 2020 bisa peletakan batu pertama,” jelasnya.
Basuki menyebut, Pedji memiliki modal kuat untuk mendukung pengembangan sekolah mengingat banyaknya alumni dengan karier cemerlang di berbagai bidang, baik di lingkungan birokrasi maupun nonbirokrasi. Beberapa di antaranya yakni Agus Guntur (Pedji 74) yang menjadi pengusaha sukses sekaligus Wakil Ketua Apindo Jakarta, Sugeng (Pedji 74) yang menjadi Deputi Gubernur BI, dan Bambang Ari Jono (Pedji 87) yang menjadi dosen ekonomi digital serta Ketua ahli IT se-Indonesia.
“Apalagi Pedji sudah memiliki kantor sekretariat di lingkungan sekolah. Semoga sinergitas alumni dengan sekolah ini dapat terus terjaga,” sebutnya.
Sementara itu, Kusnaeni MPd mengakui pentingnya peran alumni mengingat alumni merupakan bagian sekolah sekaligus masyarakat. Adanya keaktifan alumni selama ini dinilai memberikan motivasi khusus bagi sekolah untuk maju, baik secara akademik maupun nonakademik.
“Para alumni yang aktif ini menjadi motivasi bagi adik-adiknya. Secara khusus, siswa juga akan meneladani kesuksesan yang diraih kakak-kakaknya,” ungkapnya. (W5)

Tinggalkan Balasan