65 PKL Alun-alun Kutoarjo Ramai-ramai Boyongan ke Pusat Kuliner

KUTOARJO, Sebanyak 65 pedagang kaki lima (PKL) Alun-alun Kutoarjo boyongan ke Pusat Kuliner Kutoarjo, Kamis (20/2) malam. Lokasi shelter kuliner yang dibangun dengan dana Rp 2,6 miliar itu terletak 100 meter sebelah utara alun-alun Kutoarjo.
Boyongan ditandai dengan pemecahan kendi dan penyerahan gerobak dorong dari Wakil Bupati Purworejo Hj Yuli Hastuti, SH kepada wakil pedagang. 

Wakil Bupati yang membacakan sambutan Bupati Agus Bastian, SE, MM mengatakan, pemindahan PKL ke Pusat Kuliner Kutoarjo hendaknya jangan diartikan sebagai pengusiran, tapi justru merupakan upaya pemerintah daerah untuk memberikan tempat yang lebih representatif, nyaman bagi pedagang maupun pembeli. 

“Apalagi ruas jalan yang semula menjadi lokasi berdagang sebagian PKL merupakan jalan nasional yang padat. Sehingga dengan dipindahkannya PKL di shelter kuliner ini akan mengurangi kepadatan lalu lintas dan risiko terjadinya kecelakaan,” kata Bupati.

Wabup Yuli Hastuti membacakan sambutan Bupati

Bupati berharap, ke depan Alun-alun Kutoarjo bisa menjadi ikon kota sebagaimana Alun-alun Purworejo yang kini menjadi area publik favorit masyarakat, menjadi pusat rekreasi, ajang berkesenian dan olahraga, bahkan destinasi wisata keluarga.

Menurut Bupati, PKL merupakan bagian dari sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang banyak digeluti masyarakat. Sehingga PKL dan UMKM sesungguhnya adalah salah satu aset bangsa yang menjadi penyangga perekonomian nasional. 

Sementara itu Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan Kabupaten Purworejo, Bambang Susilo menjelaskan, jumlah PKL yang direlokasi sebanyak 65. Sedang jumlah lapak yang tersedia sebanyak 70 lapak. Sisanya akan digunakan untuk panggung dan UMKM. (Dia)

Tinggalkan Balasan