5.294 Penari Akan Penuhi Alun-alun Purworejo dalam Gelaran Tari Dolalak Massal

PURWOREJO, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Dinparbud) Kabupaten Purworejo bakal menggelar pertunjukan spektakuler bertajuk Tari Dolalak Massal pada Sabtu (14/9) sore di Alun-alun Purworejo. Tari Dolalak Massal akan diikuti oleh 5.294 penari dari berbagai tingkatan usia, mulai dari siswa sekolah dasar, SMP, SMA hingga umum.

“Pelakunya benar-benar penari dolalak yang telah dilatih oleh seniman tari di tiap kecamatan. Jadi diharapkan akan menjadi suguhan pertunjukan yang spektakuler,”kata Kepala Dinparbud Kabupaten Purworejo, Agung Wibowo, AP di hadapan puluhan awak media dalam jumpa pers di Press Center Setda Purworejo, Rabu (11/9).
Menurut Agung, pertunjukan Tari Dolalak Massal merupakan bagian dari Even Bersama Kedu yang jadi salah satu kegiatan Dinparbud Provinsi Jawa Tengah. Disamping itu juga untuk menyongsong tahun kunjungan wisata 2020.

Pertunjukan Tari Dolalak Massal yang diberi tajuk Reroncen karya bersama Nia, Cicik dan Gayuh itu akan digelar mulai pukul 15.30 dengan durasi 25 menit. Tarian itu diambil dari VCD Pelatihan Tari Dolalak kemasan padat.
“Target kami 5.000 penari sesuai dengan kapasitas Alun-alun Purworejo. Namun sampai hari ini yang mendaftar sudah mencapai 5.294 penari. Jadi kemungkinan lokasinya bisa melebar ke Jalan Dr Setiabudi,”jelas Agung Wibowo.
Usai pertunjukan Dolalak Massal, malam harinya digelar pertunjukan kesenian tradisional dari enam daerah se eks Karesidenan Kedu. Pertunjukan dipusatkan di Amphitheater Alun-alun Purworejo, dimulai pukul 19.00.

Kota Magelang akan menampilkan tarian Kipas Sejuta Bunga, Kabupaten Magelang menyuguhkan Tari Soreng dengan iringan gamelan secara live, Kebumen tarian Cepetan Alas, Temanggung suguhkan Jaran Kepang dengan iringan live, Wonosobo sajikan Festival Tenong Sekar Langit dan tuan rumah Purworejo menyajikan tarian bertajuk Seminggu dengan iringan gamelan secara live. (Nas/W5)

Tinggalkan Balasan