21 Warga Baledono yang Isolasi Mandiri Dibebaskan dari Pembayaran Angsuran Bank/Leasing

PURWOREJO, Sebanyak 21 warga RT 01 RW 07 Kelurahan Baledono, Kecamatan Purworejo, dibebaskan dari pembayaran cicilan bila ada yang mempunyai pinjaman di bank atau lembaga leasing. Hal itu karena sejak tanggal 22 April lalu mereka menjalani isolasi mandiri setelah dinyatakan reaktif berdasar hasil rapid test, 

Demikian dikatakan Kepala Kelurahan Baledono, Firman Isyanto, di Posko Covid-19 Kelurahan Baledono, Selasa sore (12/5).

Bahkan, kata Firman, bila dikehendaki, pihaknya juga bersedia memberikan surat keterangan perpanjangan waktu sesuai kesepakatan bersama kreditur. 
Dijelaskan, selama 14 hari masa isolasi, warga juga dipenuhi kebutuhannya di luar kebutuhan pangan, seperti gas elpiji, air galon, juga kebutuhan PDAM dan pembayaran listrik.

Hasilnya, warga RT 01 RW 07 yang sempat dikucilkan kini terbebas dari berbagai stigma negatif, setelah hasil rapid tes susulan menyatakan semuanya telah bersih alias negatif Covid -19.

“Saat ini masih ada 18 warga yang menunggu hasil swab serta 3 orang yang merupakan satu anggota keluarga dinyatakan positif Covid-19. Ke-18 orang tersebut kini tengah menjalani isolasi mandiri,” jelasnya.

Didampingi Babinkamtibmas dan Ketua RT 01 RW 07 Hamdan Manshur, Firman mengungkapkan rasa syukurnya atas hasil tes negatif terhadap 21 warga RT 01 yang sempat bikin heboh itu. 

Jalan masuk ke RT 01 RW 07 masih diblokade

Menurut lurah berusia 44 tahun itu, hasil negatif tes lanjutan terhadap 21 warga RT 01 RW 7 menunjukkan semangat baru bagi warga yang selama ini merasa dikucilkan, dihindari dan dianggap menjadi momok menakutkan.

Firman bertutur, Baledono sempat terpuruk dengan adanya stigma yang mengarah pada kejadian tersebut, terutama sektor ekonomi karena sebagian besar warganya  berprofesi sebagai pedagang. 

“Mereka berdagang di pasar tradisional dan juga sebagai pedagang keliling. Bahkan ada warga yang diusir dari tempatnya berjualan setelah diketahui  sebagai warga Baledono,” tutur Firman.

Meski begitu, dengan dibukanya isolasi bukan berarti warga bisa melakukan apapun. Firman berharap warga tetap menjalankan protokol kesehatan dengan memakai masker, cuci tangan pakai sabun, dan menjaga jarak. 

Firman bahkan menyerukan slogan baru Kelurahan Baledono sebagai kelurahan wajib pakai masker.

“Bila melanggar, sesuai Perbup 27 Tahun 2020 tentang Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Purworejo, sanksinya denda Rp 50.000 oleh Satpol PP akan kami tegakkan” ujar Firman.

Sementara itu Ketua RT 01 Hamdan Manshur mengapresiasi warganya yang sudah dengan ikhlas menjalani isolasi mandiri. Selama menjalani isolasi warga rutin melakukan kegiatan berjemur dan senam bersama untuk menguatkan imunitas tubuh. (dia)

Tinggalkan Balasan