18.454 Keluarga Terima Bantuan Sembako Senilai Rp 200 Ribu dari Gubernur

PURWOREJO, Sebanyak 18.454 keluarga penerima manfaat (KPM) terdampak Covid-19 di Kabupaten Purworejo menerima bantuan sembako dari Gubernur Jawa Tengah. Secara simbolis bantuan diserahkan Bupati Purworejo Agus Bastian, SE, MM di halaman Kantor Pos Purworejo, Jumat (22/5). 

Ikut menyaksikan penyerahan, Sekda Said Romadhon, Kasi Intel Kejari Zaenal Abidin, SH, MH, Asisten III Sekda Drs Pram Prasetyo Achmad, MM, Kalak BPBD Drs Sutrisno, M.Si, Kepala Dinkes dr Sudarmi, MM, Kabag Humas dan Protokol Setda Rita Purnama, SSTP, MM dan sejumlah pejabat OPD terkait.

Bupati dalam sambutannya mengatakan, penyebaran pandemi Covid-19 yang saat ini melanda negara di seluruh dunia terjadi dengan sangat cepat. Disamping menimbulkan persoalan kesehatan, pandemi ini juga menimbulkan dampak ekonomi yang luar biasa.  

Oleh karena itu, Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi maupun pemerintah Kabupaten Purworejo telah mengucurkan dana bantuan sosial bagi masyarakat terdampak Covid-19. Seperti PKH, BPNT/sembako, Sembako Covid19, BST, BLT DD, BST APBD Kabupaten Purworejo yang beberapa waktu yang lalu diterimakan, termasuk sembako provinsi ini. 

“Semua bantuan yang diberikan tidak boleh terjadi duplikasi penerimaan. Pemerintah dalam melakukan pendataan sudah maksimal. Namun apabila masih ada warga terdampak yang belum mendapatkan bantuan dapat mendaftarkan diri ke pemerintah desa atau ke Dinas Sosial,” tegas Bupati.

Para penerima bantuan

Dikatakan, Kabupaten Purworejo memperoleh kuota sebanyak 23. 633 KK. Untuk tahap pertama berjumlah 18.454 KK, sedangkan sisanya akan dibuka lagi aplikasinya pada bulan Juni. Sembako yang diberikan berupa beras, minyak goreng, telur dan lainnya senilai Rp 200 ribu, yang akan diberikan selama 3 bulan. 

“Saya berharap penerima bantuan dapat menggunakan bantuan ini dengan sebaik-baiknya, mudah-mudahan bisa meringankan beban Bapak/Ibu semuanya,” katanya

Sementara itu Kepala PT Pos Indonesia Purworejo Bambang Purbo Kastono menjelaskan, PT Pos Indonesia Purworejo telah dipercaya oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk menyalurkan bantuan sosial non tunai ini. Dalam penyalurannya, unsur-unsur daerah diminta untuk terlibat dalam penyaluran bantuan ini.

Dijelaskan Bambang Purbo, ada dua pola yang akan dilakukan untuk menyalurkan bantuan. Pertama dengan menggunakan  pola penyaluran dari pintu ke pintu (door to door). Kedua dengan penyaluran melalui komunitas yang terdekat dengan penerima bantuan.

“Bagi KPM yang sakit dan jauh dari jangkauan, kami akan antar ke rumah,” pungkas Bambang Purbo. (18nas)

Tinggalkan Balasan