Anggota PWRI Purworejo Ikuti Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan

PURWOREJO, Pandemi Covid-19 jangan dianggap enteng, tapi juga tidak perlu ditakuti. Terlebih bagi yang sudah berusia lanjut dan memiliki penyakit penyerta atau komorbid, hendaknya menjaga kondisi kesehatan.

Pernyataan itu disampaikan oleh Ketua Badan Akuntabilitas Publik DPDRI Ir H Bambang Sutrisno, MM yang hadir dalam acara Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan bagi anggota PWRI Kabupaten Purworejo, Senin (8/2) di pendopo kabupaten.

Sebagai anggota DPD, Bambang Sutrisno juga menyebutkan, bahwa DPD lahir setelah reformasi sehingga pembentukannya dibuat sebagai perwakilan daerah. “Tugasnya memberikan pertimbangan berkaitan dengan perda dan melakukan pengawasan,”
ungkapnya.

Adapun Ketua PWRI Purworejo yang juga ketua panitia acara yakni Soekoso DM, S.Pd mengatakan, acara sosialisasi empat pilar kebangsaan itu merupakan bagian dari kegiatan PWRI Jawa Tengah untuk anggotanya.

“Kegiatan semacam ini sangat diperlukan, apalagi sekarang dunia pendidikan mendapat hambatan selama pandemi. Selain itu kita juga prihatin tentang pemahaman Pancasila dan UUD yang sedikit terkikis,” ujarnya.

Ia berharap 50 peserta nantinya dapat menyampaikan hasil sosialisasi tersebut pada keluarga dan masyarakat sekitar.

Bupati Purworejo yang diwakili oleh Asisten Administrasi dan Kesra Drs Pram Prasetyo Achmad, MM mengatakan, empat pilar merupakan kumpulan nilai-nilai luhur yang perlu dipahami oleh seluruh masyarakat. Selain itu juga menjadi panduan untuk mewujudkan bangsa dan negara yang adil, makmur, sejahtera, dan bermartabat.

Nilai-nilai luhur itu adalah Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika. “Sudah seharusnya dalam kondisi pandemi seperti saat ini kita memperkokoh nilai-nilai kebangsaan melalui empat pilar kebangsaan tersebut,” kata Bupati.

Disebutkan pula, sebagai wadah para pensiunan Aparatur Sipil Negara, kiprah PWRI sudah tak diragukan lagi dalam mendukung pembangunan. “Inilah kekuatan PWRI, pengalaman anggotanya dalam pembangunan bisa memberi masukan yang baik bagi pemerintah serta membimbing masyarakat di lingkungan masing-masing”.

Selanjutnya para peserta mendapat materi dari narasumber yakni ketua PWRI Jateng Drs Hendro Martojo, MM. (Dia)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *